Perusahaan Asuransi Manakah Yang Saya Pilih?? (3)

Selamat Siang Planners,

Kemarin ini Kami telah membahas dasar-dasar pemilihan perusahaan asuransi yang sebaiknya Anda pilih. Setelah itu semua dilihat, kebanyakan orang akan melihat atau mendengar pendapat orang lain terkait perusahaan tersebut baik secara langsung maupun tidak langsung.

Apapun beritanya, baik positif atau negatif, sebisa mungkin Anda harus dengar dari sumbernya secara langsung. Karena berita yang telah lewat perantara orang kedua, ketiga dan seterusnya, akan mengalami perubahan cerita bahkan maksud cerita pun bisa berubah total. Selain itu, semua cerita yang timbul jangan di generalisasikan melainkan harus dilihat kasus per kasus karena dapat berbeda kondisi.

Apalagi berita yang disalurkan melalui berbagai media cetak maupun elektronik, terkadang sudah bercampur dengan berbagai opini masyarakat atau hanya diberitakan dari satu sudut pandang (terutama yang negatif) saja. Kami yakin Anda adalah orang yang dapat memilah berita tersebut.

Berita yang paling banyak diungkit adalah tentang masalah klaim asuransi, selain itu tentang pelayanan yang kurang memuaskan, dan lain-lain. Banyaknya berita tentang masalah pelayanan perusahaan asuransi tersebut (andaikan benar) bukan berarti perusahaan tersebut jelek pelayanan nya. Cara menilai dengan adil adalah dengan memakai persentase. Jadi berapa persen nasabah perusahaan asuransi tersebut yang memang benar-benar merasa tidak puas dengan pelayanan perusahaan asuransi tersebut, bukan berdasarkan jumlah atau seringnya berita ketidakpuasan nasabah perusahaan tersebut.

Misal : ada 20 nasabah perusahaan asuransi A yang tidak puas dengan pelayanan nya (klaim, produk, agen, dan sebagainya). Pada perusahaan B ada 100 orang yang tidak puas. Perusahaan C ada 1.000 orang. Nah manakah perusahaan asuransi yang buruk pelayanannya? Sekilas Kita akan bilang perusahaan C karena jauh lebih banyak dibandingkan perusahaan lainnya. Namun coba Kita telusuri lagi. Ternyata jumlah nasabah perusahaan A hanya 200 orang, B ada 10.000 orang, dan C ada 2 juta orang. Coba kita lihat secara persentase, nasabah yang tidak puas pada perusahaan A sebesar 10 %, perusahaan B 1%, sedangkan C 0,05%. Manakah yang menurut Anda perusahaan yang paling banyak keluhan? Tentu adalah perusahaan A bukan? Namun kalau dilihat dari jumlahnya tentu terlihat perusahaan C paling sering muncul berita kekecewaan nasabahnya. Ternyata Kita bisa salah menilai kalau hanya melihat dari sisi jumlah. Belum lagi bila Kita harus yakinkan apakah berita tersebut memang benar terjadi seperti apa adanya atau hanya sekedar rekayasa atau berita lama yang diulang-ulang.

Nilailah sesuatu bukan dari apa yang dikatakan oleh orang-orang lain, namun berdasarkan apa yang memang benar-benar Anda dengar atau lihat secara langsung. Karena apa yang dinilai oleh orang lain belum tentu benar secara menyeluruh.

Jadi Anda sudah lebih paham dan jeli tentang perusahaan asuransi manakah yang secara objektif adalah terbaik bagi Anda bukan?

Selamat Memilih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s