7 Penghambat Utama dalam Manajemen Keuangan Keluarga

Dear Dream-catchers,

Seperti yang telah kita bahas, agar kita bisa mewujudkan mimpi, diperlukan manajemen keuangan yang baik, sehingga tidak terjadi kebocoran dan kesalahan finansial yang akan menghambat terwujudnya mimpi kita. Hal-hal apa saja yang dapat menyebabkan kesalahan finanasial tersebut?

1. Kurangnya Komunikasi dengan Pasangan

Komunikasi yang baik dengan pasangan sangat dibutuhkan dalam mengelola keuangan, agar terjadi kesamaan visi dan misi di dalam mengelola keuangan rumah tangga. Contohnya, setiap pasangan harus sepakat mengenai besarnya uang yang dialokasikan untuk membantu orangtua, karena apabila tidak ada kesepakatan maka akan menyebabkan retaknya hubungan antar pasangan.

2. Ketidakpercayaan pada Pengelola Keuangan

Komunikasi yang tidak baik dengan pasangan juga dapat mengakibatkan rusaknya kepercayaan terhadap pengelola keuangan keluarga, sehingga timbul suasana saling mencurigai antar pasangan yang dapat menghambat tercapainya perwujudan mimpi keluarga

3. Kesulitan untuk Menyamakan Persepsi Mengenai Keuangan

Perbedaan latar belakang keluarga, sosial, dan pendidikan  dapat menyebabkan perbedaan persepsi mengenai keuangan dari pasangan. Seringkali terdapat kondisi di mana salah satu pasangan menganggap bahwa asuransi itu penting sedangkan yang satunya lagi menganggap asuransi tidak penting, dan lain-lain.

4. Ego

Apabila sudah menjadi pasangan suami-istri, hendaknya saling mengesampingkan ego masing-masing, karena apabila masing-masing pasangan tidak mau mengalah, maka tujuan keuangan pun sulit disatukan.

5. Tidak Ada Pencatatan

Kesalahan yang paling sering terjadi pada pengelolaan keuangan rumah tangga adalah tidak adanya pencatatan arus kas masuk dan keluar, sehhingga seringkali terjadi lebih besar pasak daripada tiang pada pengeluaran rumah tangga.

6. Kurang Komitmen

Memang, perencanaan keuangan membutuhkan komitmen yang tinggi dalam pelaksanaannya. Contohnya, oang yang tidak biasa mencatat arus kas akan merasa bosan dan berhenti melakukan pencatatan keuangannya. Namun, apabila kebiasaan ini dilakukan dengan teratur, maka keuangan keluarga dapat terselamatkan bagi perwujudan impian di masa yang akan datang.

7. Tidak Memiliki Perencanaan Keuangan

Apabila kita tidak memiliki perencanaan dalam mengelola keuangan, maka mimpi kita akan sulit untuk diwujudkan. Hal ini terjadi karena bagaimana pun juga, untuk mewujudkan impian dibutuhkan mengelolaan keuangan yang baik, sehingga setiap uang yang kita hasilkan dapat dipergunakan dengan maksimal untuk mencapai semua mimpi kita.

Agar kita bisa memetakan kesalahan-kesalahan kita dalam mengelola keuangan, ada baiknya kita buat daftar kebiasaan-kebiasaan buruk yang sering kita lakukan dalam pengeluaran. Misalnya, sering jalan-jalan ke mall, sering makan di luar rumah, sering berkumpul dengan teman-teman, kasihan dengan teman yang menjual barang, hobi berbelanja, mudah tergiur oleh diskon, dan lain-lain. Dengan mengetahui dan mencatat semua kebiasaan buruk kita dalam hal pengeluaran keuangan, maka kita dapat dengan mudah membuat solusi untuk mengatasinya.

Salam Planners

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s