2. Check Up Kesehatan Keuangan Anda

Dear Dream-catchers,

Langkah kedua dalam perencanaan untuk meraih mimpi adalah check up kesehatan keuangan Anda. Kenapa? Karena sekarang ini kita hidup di jaman modern, di mana segala sesuatunya diukur dengan uang. Agar bisa sukses menggapai mimpi kita, maka otomatis kita harus memiliki keuangan yang kuat.

Kenapa keadaan kesehatan keuangan kita harus dicek terlebih dahulu? Perjuangan meraih mimpi itu seperti halnya kita sedang mengikuti lomba lari marathon. Sebelum berlari, kita harus yakin bahwa keadaan keuangan kita benar-benar dalam keadaan sehat. Jangan sampai mimpi kita harus kandas di tengah jalan hanya karena kehabisan modal atau terjadi pengeluaran yang tidak perlu di mana-mana. Oleh karenanya, periksalah kesehatan keuangan Anda secara teratur setiap enam bulan sekali dengan cara konsultasi dengan Perencana Keuangan.

Apa saja yang harus dilakukan untuk mengecek kesehatan keuangan Anda?

  1. Buat catatan penghasilan dan pengeluaran Anda saat ini.
  2. Catat semua problem keuangan yang Anda hadapi, termasuk kebiasaan-kebiasaan buruk Anda dalam pengeluaran yang dapat menjadi kendala dalam pencapaian mimpi Anda.
  3. Siapkan semua dokumen keuangan yang diperlukan, seperti Neraca Keuangan dan Arus Kas Bulanan.

Dari check-up kesehatan keuangan di atas, Anda dapat mengetahui sehat/tidaknya keadaan keuangan Anda, yang dapat dijadikan sebagai acuan untuk menyusun target-target keuangan Anda selanjutnya.

Kriteria keuangan yang sehat adalah sebagai berikut:

  1. Nilai Bersih Kekayaan: Jumlah Kekayaan Bersih harus lebih besar daripada hutang yang Anda miliki.
  2. Dana Darurat: Jumlah dana liquid (yang tersedia dalam bentuk tabungan/deposito/unit link) harus tersedia untuk mencukupi biaya hidup selama 3 sampai 6 bulan.
  3. Rasio Menabung: Jumlah tabungan rutin Anda perbulan adalah minimal 10 persen dari total penghasilan Anda. Semakin besar jumlah uang yang bisa Anda tabung dengan rutin setiap bulannya, akan semakin baik kesehatan keuangan Anda.
  4.  Rasio Hutang terhadap Aset harus kurang dari 50%. Apabila jumlah hutang Anda lebih besar daripada aset, Anda dinyatakan bangkrut.
  5. Kemampuan Pelunasan Hutang: Maksimum total cicilan hutang (termasuk cicilan KPR dan kartu kredit, dsb.) adalah 40% dari total penghasilan bulanan Anda.

Dengan melakukan check-up kesehatan keuangan secara berkala, kita bisa menentukan langkah-langkah dan strategi yang akan kita ambil agar semua impian kita dapat terwujud. Apabila Anda ingin berkonsultasi lebih lanjut, silakan hubungi kami via email.

Salam Planners.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s