Akhir Bulan Ceria

Selamat Malam Planners,

Banyak orang melihat akhir bulan adalah waktu yang buruk, mengapa? Karena mereka melihat bahwa saat akhir bulan, gaji mereka telah habis untuk pengeluaran, atau bahkan sebelum akhir bulan sudah habis.

Kenapa itu terjadi? Apakah Anda ingin lepas dari kebiasaan seperti ini?

Caranya sangat mudah : Lakukan perencanaan keuangan dengan baik.. Bila Anda telah memiliki perencanaan keuangan dengan baik, maka diharapkan setiap hari Anda dapat hidup dengan tenang. Akhir bulan akan terasa sama seperti hari-hari lainnya, bahkan seperti awal bulan…

Jadi Akhir bulan menjadi hari yang ceria bagi Anda..

Jangan lupa untuk selalu melakukan perencanaan keuangan jangka pendek maupun jangka panjang..

Salam Planners..

Iklan

Sekilas Perkembangan dan Prospek Harga Saham

Bagaimana Kabar Anda siang ini?

Kemarin Kami telah membahas salah satu keuntungan investasi dalam bentuk Saham..

Keuntungan lainnya adalah terkait dengan topik Kami pada siang ini, yaitu berkaitan dengan harga Saham. Harga Saham umumnya akan berfluktuasi dari waktu ke waktu pada saat jam perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) yaitu sejak jam 9.00-16.15 WIB. Fluktuasi harga ini dapat positif (naik) atau negatif (turun). Apabila Anda dahulu membeli sebuah Saham pada harga tertentu, kemudian saat ini ingin menjual pada harga yang lebih tinggi dari pada saat dulu membeli, maka Anda telah menikmati keuntungan dari penjualan Saham tersebut. Keadaan ini disebut sebagai Capital Gain. Namun sebaliknya, bila Anda menjual dengan harga lebih murah, maka Anda mengalami kerugian yang disebut sebagai Capital Loss.

Nah agar dapat membeli maupun menjual pada harga Saham yang tepat, maka ada baiknya Anda sedikit mengetahui tentang bagaimana harga Saham itu terbentuk dan apa saja faktor yang dapat mempengaruhinya. Ibarat membeli barang dipasar, semakin banyak pembeli (jumlah Saham yang ingin dibeli) dibandingkan dengan penjual (jumlah Saham yang ingin dijual) maka harga suatu barang (Saham) akan melambung tinggi begitupula sebaliknya. Faktor lainnya adalah kondisi internal perusahaan tersebut (kinerjanya, kondisi keuangan dan labanya, prospek perusahaan, dsb) maupun kondisi eksternal (seperti harga pasaran barang hasil produksi perusahaan tersebut, kondisi politik, dsb).

Banyak calon investor bertanya apakah investasi pada Saham akan menguntungkan? Karena melihat IHSG beberapa waktu ini telah mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah Pasar Modal Indonesia. Jawabannya adalah tidak ada yang tau. Namun dapat dilihat selama beberapa waktu yang lalu, pada saat Kita anggap harga Saham (IHSG) telah mencapai titik tertinggi (mahal), besoknya IHSG mencetak rekor baru lagi, dst. Jadi kesimpulannya, selama kondisi perekonomian Indonesia stabil dan kondusif, maka perekonomian (harga Saham) akan terus bertumbuh, namun jangan lupa dengan faktor kondisi luar negeri yang ikut mempengaruhi pula. Banyak analis Pasar Modal memperkirakan IHSG sampai akhir tahun 2013 akan menembus angka 5000 lebih. Jadi mereka menyimpulkan bahwa prospek investasi di Pasar Modal masih bagus.

Namun agar harga Saham dapat lebih stabil, alangkah baiknya bila investor Saham didominasi oleh investor lokal. Jadi apakah Anda sudah siap berpartisipasi dalam Investasi dalam Pasar Modal Indonesia? Tunggu apa lagi?

Anda dapat menjadi Investor Aktif, atau menjadi Investor Pasif. Kami menyarankan bila Anda belum berpengalaman dan atau memiliki waktu terbatas, maka Anda lebih baik menjadi Investor Pasif dengan cara Investasi di Reksa Dana. Investasi Reksa Dana di lembaga keuangan terpercaya dan dapat memberikan hasil maksimal untuk nasabahnya.

Silahkan hubungi Kami pada kontak disamping ini bila perlu informasi lebih jelas.

Selamat Berinvestasi dan Salam Perencanaan..

Sarapan Pagi

Dear Planners,

Sudahkah Anda sarapan pagi dengan sempurna pagi ini?

Sarapan pagi yang sempurna bukan hanya berupa makanan, melainkan meliputi doa, impian, dan usaha serta perencanaan untuk menggapai impian tersebut.

Jadikan hari ini lebih baik dari pada hari sebelumnya..

Salam Planners..

Renungan Malam

Dear Planners,

Sudahkah Anda memberikan yang terbaik bagi orang-orang yang Anda cintai di sekitar Anda? Cobalah Anda tatap dalam-dalam mata orang yang Anda cintai itu, dan katakan kepada mereka bahwa Anda akan melakukan apa saja demi kebahagiaan mereka. Setelah itu berikan bukti nyata melalui usaha ataupun perencanaan keuangan untuk mewujudkannya..

Salam Planners..

 

Apakah Itu Saham??

Dear Planners,

Pada tulisan Kami sebelumnya, telah dibahas beberapa hal tentang investasi di Indonesia. Terakhir Kami telah membahas mengenai investasi di Pasar Modal. Investasi ini yang lebih banyak adalah pada Saham.

Saham merupakan bukti kepemilikan terhadap suatu perusahaan tertentu. Jadi apabila Anda mempunyai sejumlah Saham perusahaan, maka secara tidak langsung Anda telah memiliki aset perusahaan tersebut. Namun perlu diingat bahwa pemilik Saham perusahaan tersebut bukan hanya Anda seorang, masih ada investor lainnya. Bagian Anda adalah sesuai dengan jumlah Saham yang Anda miliki dibagi dengan keseluruhan jumlah Saham yang diterbitkan oleh perusahaan tersebut. Sekian persenlah Anda memiliki aset perusahaan tersebut. Semakin dominan jumlah Saham sebuah perusahaan yang Anda miliki, maka Anda memiliki hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) baik dalam menentukan susunan pengurus maupun arah perusahaan tersebut.

Dahulu, Saham berbentuk lembaran kertas fisik. Tiap 500 lembar Saham, diberi nama satuan LOT. Investor yang ingin membeli Saham sebuah perusahaan, minimal pembelian adalah 1 Lot. Bayangkan apabila Anda membeli 100 Lot Saham tertentu, maka Anda akan diberi sebanyak 100 rim kertas. Namun sekarang Saham itu tidak berupa fisik lagi, tapi berupa data elektronik. Jadi seperti Anda menabung di Bank, maka Anda mendapat laporan uang Anda berupa data di sebuah kertas atau buku tabungan. Agar saldo Saham Anda terjamin, maka seluruh perusahaan pengelola dana investor di Pasar Modal diwajibkan untuk memberikan laporan kepada Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Sehingga investasi Anda di Pasar Modal dapat lebih aman dan transparan.

Bila Anda memiliki sejumlah Saham, maka Anda berhak mendapatkan dividen pada saat pembagian laba kepada para pemilik Saham. Dividen merupakan sejumlah laba yang pemilik Saham dapatkan atas kinerja perusahaan tersebut selama periode tertentu. Besarnya deviden yang dibagikan, harus diputuskan melalui RUPS. Deviden diberikan dalam satuan per lembar Saham. Semakin banyak Saham yang Anda miliki, semakin besar deviden yang Anda dapatkan. Investor yang berhak mendapatkan deviden adalah investor yang masih memiliki sejumlah Saham sampai pada batas tanggal yang ditetapkan oleh RUPS (cum devidend). Bila Anda menjual Saham Anda sebelum tanggal yang ditetapkan, maka Anda tidak berhak atas deviden tersebut. Namun bila Anda baru saja membeli Saham paling lambat pada saat cum devidend, maka Anda berhak mendapatkan deviden tersebut walau baru satu hari memiliki Saham.

Inilah salah satu keuntungan investasi pada Saham di Pasar Modal. Masih ada keuntungan lainnya lho.

Apa itu? Simak pada tulisan Kami berikutnya..

Salam Investasi

Menutup Hari dengan Perencanaan

Selamat malam Planners,

Bagaimana aktivitas Anda hari ini?

Jangan lupa untuk membuat perencanaan terbaik untuk keesokan hari dan hari-hari berikutnya. Perencanaan ini dapat meliputi semua aspek. Bila Anda ingin merencanakan keuangan Anda, jangan ragu untuk menghubungi Kami.

Salam Perencanaan..

Menjadi Investor Pasar Modal di Negara Sendiri?

Selamat Siang Planners..

Kembali berjumpa dengan Kami..

Masih ingat dengan tulisan Kami kemarin mengenai Pasar Modal Indonesia?

Apakah Anda berminat menjadi salah satu Investor di Pasar Modal Indonesia?

Bila Anda yang belum mengetahui apa itu Pasar Modal, Anda dapat membaca tulisan tentang hal ini [klik disini]. Jadi secara garis besar, Pasar Modal memperdagangkan Saham dan Obligasi. Banyak cara untuk Anda menjadi salah satu investor, namun sebaiknya Anda menyesuaikan dengan profil investasi Anda yang telah Kami bahas sebelumnya. Selain itu Anda juga harus memperhatikan tentang waktu yang Anda dapat luangkan untuk mengembangkan dana Anda di Pasar Modal. Secara umum, Kami membagi menjadi Investor Aktif dan Investor Pasif. Investor Aktif adalah Anda dengan aktif mengelola portofolio dana secara langsung atau tidak langsung ke Pasar Modal. Investor Pasif adalah Anda menyerahkan kepercayaan sepenuhnya kepada seorang Manajer Investasi atau perusahaan investasi tertentu untuk mengelola portofolio Anda ke Pasar Modal.

Bagi Anda Investor Aktif, maka Anda dapat mencari perusahaan sekuritas tertentu, untuk mendaftarkan diri menjadi nasabah yang bersangkutan agar dapat mulai berinvestasi. Anda dapat memilih dibantu oleh seorang pialang investasi atau dikenal sebagai broker, maupun tidak dibantu sama sekali.

Bagi Anda Investor Pasif, berarti Anda memilih berinvestasi melalui produk yang disebut dengan Reksa Dana. Info tentang Reksa Dana dapat Anda baca dalam tulisan Kami [klik disini]. Anda dapat membeli Reksa Dana pada perusahaan sekuritas tertentu atau lembaga keuangan lainnya yang mengelola produk Reksa Dana nya sendiri seperti perusahaan Asuransi. Lembaga keuangan lainnya ada pula yang bekerja sama dengan perusahaan sekuritas sebagai agen penjual, seperti Bank.

Anda dapat belajar lebih lanjut mengenai dunia Pasar Modal ini melalui Pusat Informasi Pasar Modal yang telah disediakan oleh pemerintah di beberapa kota seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dsb. Pemerintah telah menyediakan sarana agar dapat mengajak para Investor lokal berinvestasi di Pasar Modal Indonesia. Apakah Anda siap berinvestasi di Pasar Modal?

Salam Investasi

Bagaimana Kabar Saya Pagi Ini?

Selamat Pagi Planners,

Jangan lupa untuk selalu menanyakan kepada diri Anda, “Bagaimana kabar Saya pagi ini?” Mengapa? Karena bila jawabannya positif, berarti Anda dapat mempersiapkan diri Anda menghadapi segala macam keadaan yang akan Anda hadapi hari ini..

Salam Planners…

Hidup Penuh Dengan Pilihan..

Hidup berawal dari B (Birth) dan berakhir dengan D (Death).. Namun diantaranya ada C (Choice). Artinya, hidup dan meninggal seseorang bukanlah sebuah pilihan namun sebuah kepastian. Tapi diantaranya, Kita dapat memilih untuk menjalani hidup seperti apa dan bagaimana Anda merencanakan aktivitas termasuk keuangan Anda..

Salam Perencanaan..